Sediakan Waktu 5-10 Menit Untuk Menelpon Orangtua Anda

Sediakan Waktu 5-10 Menit Untuk Menelpon Orangtua Anda

Sediakan Waktu 5-10 Menit Untuk Menelpon Orangtua Anda

Bolehkah saya berpesan, atau memberikan saran sedikit kepada Anda, kawan pembaca yang masih memiliki orangtua? Sediakan waktu 5-10 menit setiap hari atau minggu untuk menelpon orangtua Anda.

Jadwalnya silakan tentukan sendiri, tetapi semakin sering rasanya akan semakin baik. Untuk orangtua dan Anda sendiri.

Memang, bisa dimengerti kesibukan kita, terutama yang sudah berkeluarga terkadang seperti tidak menyisakan waktu sama sekali. Apalagi, tuntutan pekerjaan di masa kini yang bisa dikata tidak kunjung usai. Belum ditambah dengan berbagai hal lain.

Kesemuanya sering membuat kita secara tidak sadar seperti "kehabisan waktu" untuk bahkan sekedar menyapa dan menanyakan kabar mereka yang melahirkan dan membesarkan kita. Alasannya bisa sangat beragam, tetapi hasilnya sama, kita alpa melakukan hal itu.

Padahal, hal sederhana seperti menelpon, yang tentunya sama sekali tidak susah, selama 5-10 menit saja bisa berarti banyak bagi kedua belah pihak.

Orangtua akan merasakan "perhatian" dari anak-anak mereka. Mereka juga tidak akan merasa dilupakan dan disisihkan. Terkadang, hanya itulah yang diperlukan bagi mereka.

Bagi diri kita sendiri pun akan sangat bermakna. Mungkin banyak yang menganggap remeh hal seperti ini tetapi pengalaman membuktikan banyak yang menyesali keteledoran mereka untuk melakukan hal remeh ini.

Bagaimanapun, setiap manusia pada akhirnya akan meninggalkan dunia ini dan waktunya tidak diketahui sama sekali oleh siapapun. Dan, jika hal ini terjadi, maka akan hilanglah peluang untuk mengatakan kepada orangtua kita betapa sayangnya kita pada mereka. Tidaklah mungkin mereka akan mendengar apapun yang kita katakan ketika jiwa sudah tidak lagi berada di dalam raga.

Sesuatu yang kerap menimbulkan rasa sesal tak kunjung henti di kemudian hari.

Beberapa hari yang lalu, saya kehilangan satu lagi orangtua, ibu, yang telah membesarkan saya selama ini. Ada rasa sesal, bukan karena saya tidak sering menelponnya karena secara rutin saya tetap menelpon dan berkunjung untuk bertemu dengannya setiap minggu. Tetapi, tetap ada rasa "kurang"  yang hadir di dalam hati setelah kepergiannya.

Tidak terbayangkan oleh saya rasa penyesalan yang saya akan rasakan kalau saya tidak rutin menelpon atau berkunjung. Pasti akan lebih dari itu.

Untuk itulah, saya ingin sekedar memberi saran, kepada siapapun yang membaca tulisan ini, dan masih memiliki orangtua. Jangan pernah alpa atau menjadikan kesibukan Anda sebagai alasan untuk tidak menyediakan waktu beberapa menit sekedar untuk menyapa, menanyakan kabar, atau bercanda dengan para orangtua kita.

Luangkan 5-10 menit itu secara rutin dan sediakan pula 1-2 hari dalam seminggu untuk bertemu dengan mereka.

Supaya, tidak ada penyelasan di kemudian hari.
Advertisement

Baca juga: